Tampilkan postingan dengan label air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label air. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Oktober 2011

Hemat air 5 - pelestarian air

Salah satu bagian siklus air adalah menyerap ke dalam tanah dan mengalami penjernihan oleh lapisan tanah sebelum diserap oleh tanaman atau digunakan oleh manusia. Banyaknya bangunan beton di kota Jakarta memperpendek siklus air. Pada saat air jatuh ke atas bangunan atau tanah beton di perkotaan, air ini akan mengalir langsung menuju lautan. Lama kelamaan, air yang menguap dari daratan semakin sedikit, sehingga curah hujan juga menurun. Padahal air tawar hanya dapat diperbaharui melalui hujan.

Usaha mempertahankan siklus air dengan memberinya kesempatan menyerap ke dalam lapisan-lapisan tanah akan menjaga kelestarian air bersih yang dapat digunakan oleh manusia. Caranya adalah dengan membuat sumur resapan di setiap rumah tangga. Sumur resapan akan menampung air limbah rumah tangga dan air hujan sehingga tidak mengalir ke selokan dan akhirnya terbuang ke laut.

Cara lain adalah dengan membuat lubang resapan biopori (LRB). LRB berfungsi sebagai sarana untuk mengaktifkan mikroorganisme dalam tanah sehingga membuat lubang-lubang halus (biopori). Banyaknya biopori di dalam tanah menjadikan tanah subur dan meningkatkan penyerapan air oleh tanah. LRB harus terus diisi sampah organik / dapur untuk member nutrisi kepada mikroorganisme sehingga tetap hidup dan aktif membuat biopori.

Mari lestarikan air agar tetap dapat digunakan oleh anak dan cucu kita nanti.

pernah dimuat dalam warta jemaat gki surya utama
go green Indonesia!

Hemat air 4 - pendaya-gunaan ulang air

Air bersih adalah kebutuhan pokok yang tidak dapat ditawar-tawar lagi. Persoalan air adalah persoalan hidup-mati. Tidak mungkin manusia hidup tanpa air. Karena itu jangan biarkan air bersih mengalir sia-sia. Bahkan air bekas pakaipun masih dapat member kehidupan.

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan sebelum membuang air bekas pakai :
  • Air bekas mencuci sayur, buah dan daging untuk menyiram tanaman. 
  • Air bilasan sabun mandi untuk merendam pakaian kotor sebelum dicuci untuk menghilangkan bau dan merontokkan partikel kotoran yang kasar. 
  • Air bekas mencuci pakaian dan piring ditampung dalam tong yang diberi penyaring, Hasil saringanya dapat dipakai untuk mencuci sandal, pakaian, mengisi bak penampung air kloset atau menyiram tanaman. 
  • Membuat talang air hujan dan menampungnya. Air yang tertampung digunakan untuk menyiram tanaman atau mencuci benda yang tidak terlalu tinggi hygienitasnya. Air hujan di Jakarta sifatnya asam, karena itu tidak dapat digunakan untuk mengepel keramik atau menyikat lantai kamar mandi. 
  • Menampung air tetesan AC. Dalam sehari AC menghasilkan 3 liter air. Air AC dapat digunakan untuk menyiram tanaman atau mencuci mobil. 

pernah dimuat dalam warta jemaat gki surya utama go green Indonesia!

Hemat air 3

Amru Asykari adalah Kepala Sekolah SMART Ekselensia Indonesia. Berikut ini adalah idenya yang muncul pada saat terjadi krisis air di asrama sekolah. Air bersih yang mengalir ke asrama jumlahnya terbatas, bahkan kadang-kadang aliran mati. Situasi krisis air membuat seluruh penghuni asrama harus berhemat. Caranya dengan menerapkan hukum MANDILAH DENGAN 9 GAYUNG.

Mungkin sulit diterapkan, tapi bisa. Inilah caranya: Gayung pertama dan kedua untuk membasuh seluruh tubuh dengan cara mengucurkan air sedikit demi sedikit. Lalu, sabuni tubuh. Dengan gayung ketiga hingga kelima basuhlah tubuh bagian depan dan leher sedikit demi sedikit sambil menggosok hingga sisa sabun hilang. Gayung keenam dan ketujuh untuk membasuh tubuh bagian belakang. Gayung kedelapan untuk mambasuh seluruh tubuh bagian depan. Gayung kesembilan untuk finishing touch yaitu membersihkan bagian-bagian yang tersembunyi dan lipatan-lipatan tubuh. Jika Anda biasa mandi dengan membasahi kepala, maka air yang dihabiskan lebih sedikit lagi, mungkin hanya 6-7 gayung saja.

Penghematan air juga dapat dilakukan bila mandi menggunakan shower dengan cara mengecilkan debit shower. Aliran PDAM di perumahan elit umumnya lancar, sehingga krisis air bersih nyaris tidak dirasakan penduduknya. Berapapun tagihan PDAM dapat dibayar. Namun hak istimewa ini bukanlah alasan untuk tidak berhemat air, karena air bukan milik pribadi tapi milik 6 milyar penduduk dunia. Sudah waktunya kita berhemat air dan kita bisa memulainya di kamar mandi.

pernah dimuat dalam warta jemaat gki surya utama
go green Indonesia!

Hemat air 2

Penggunaan air bersih warga Jakarta adalah 547,5 juta m3 setahun. Hanya 53% yang disediakan oleh PDAM. Sisanya, 251,8 juta m3 didapat dari air tanah. Padahal potensi air tanah di Jakarta yang dapat dimanfaatkan hanya 188,2 juta m3. Penyedotan air tanah melebihi potensinya menyebabkan penurunan permukaan tanah makin luas wilayah Jakarta yang berpotensi banjir saat musim hujan. Penggunaan air sebetulnya jauh di atas kebutuhan sebenarnya. Sebagian besar banyak yang terbuang sia-sia. Penyia-nyiaan air bersih banyak terjadi di dapur, tempat cuci pakaian dan di carport.

Berikut ini beberapa tips penghematan air dalam kegiatan rutin di rumah :
  1. Gunakan satu gelas khusus untuk air minum sepanjang hari untuk mengurangi jumlah air yang digunakan untuk mencuci gelas kotor. 
  2. Habiskan air minum di gelas sebelum dicuci atau siramkan ke tanaman. 
  3. Hindari mencuci hanya 2 atau 3 potong peralatan makan. Mencuci peralatan makan sekaligus dalam jumlah banyak lebih menghemat air. 
  4. Gunakan baskom atau wastafel double sink sehingga air keran tidak perlu mengalir terus selama mencuci. 
  5. Gunakan sabun bebas fosfat untuk mencuci pakaian. Fosfat dalam deterjen memberikan efek banyak busa sehingga cucian tidak cukup dibilas 1 kali. Mengurangi pembilasan berarti menghemat 10,75 liter air untuk setiap kg pakaian. Penggunaan lerak untuk mencuci pakaian berwarna hanya memerlukan 1 kali pembilasan dan air bekas cucian dapat digunakan untuk menyiram tanaman. 
  6. Gunakan air dalam ember untuk mencuci kendaraan. Penggunaan selang air selama 30 menit saat mencuci mobil berarti membiarkan 180 liter air mengalir sia-sia. 

pernah dimuat di warta jemaat gki surya utama
go green Indonesia!

Hemat air 1

Dari seluruh air yang ada di bumi, hanya ada 3 % air tawar. Sisanya adalah air laut. Dari seluruh air tawar yang ada, 68,7% berwujud sebagai es dan gletser, 30,1% berada di bawah tanah, 0,3% di permukaan bumi dan 0,9% dalam bentuk lain. 0,3% air tawar atau sama dengan 1% dari jumlah air yang ada di bumi inilah yang harus dipakai bersama-sama oleh 6 milyar penduduk dunia. Itulah sebabnya air harus dihemat, didaya-guna-ulangkan dan dilestarikan.

Berikut ini adalah tips penghematan air di kamar mandi, tulisan pertama dari beberapa rangkaian tulisan tentang air.
  1. Cek kondisi sambungan antara pipa air dan keran di setiap titik saluran air yang ada di dalam rumah. Kebocoran jamban dan keran dapat membuang 35 liter air sehari. 
  2. Mandi menggunakan shower lebih menghemat air dibanding menggunakan gayung. Mengurangi waktu mandi 1-2 menit dapat menghemat 150 galon air dalam 1 bulan. 
  3. Tutuplah keran air selama menggosok gigi. Membiarkan keran terbuka selama 2 menit berarti membuang 33 liter air. 
  4. Masukkan botol air di tangki kloset untuk mengurangi pengunaan air saat pembilasan sehingga menghemat antara 15-20 liter air per hari. Atau gunakan kloset dual flush (pembilasan bisa dilakukan sesuai kebutuhan) 
  5. Memasang keran one touch akan menghemat 85% penggunaan air.  

 Pernah dimuat di warta jemaat gki surya utama

go green Indonesia!

Jumat, 02 Mei 2008

Green tips 2 Mei 2008 - air

Air yang terdapat di bumi terbagi menjadi 97.5% air laut dan 2.5% air bersih. Dari 2.5% air bersih, 70% tersimpan di kutub. Sisanya 30% merupakan air tanah dan air permukaan (air sungai, danau, rawa) Persediaan air bersih sangat minim. Belum lagi harus dibagi di antara 6 milyar penduduk dunia.

Tulisan di atas aku kutip dari salah satu tulisan di Green festival akhir April yang lalu. Lalu....supaya air yang sedikit itu tidak terbuang sia-sia, ada beberapa tips pemanfaatan air sehari-hari :

  1. Mandi menggunakan shower menggunakan air lebih sedikit daripada menggunakan gayung. Tapi jangan lupa, mandi dengan shower selama 5 menit menghabiskan 30 l air, atau sama dengan 30 gayung. Jadi jangan mandi berlama-lama.
  2. Matikan keran pada saat menyikat gigi. Air hanya diperlukan untuk berkumur dan membersihkan sikat gigi setelah menyikat gigi selesai.
  3. Gunakan air dengan bantuan selang untuk membilas setelah buang air di kloset sebagai ganti gayung.
  4. Mencuci piring selama 15 menit menggunakan air dalam baskom 50% lebih hemat daripada menggunakan air dari keran yang terus mengalir.
  5. Mencuci mobil selama 30 menit menggunakan air dalam ember 25% lebih hemat daripada menggunakan air lewat selang.
  6. Jangan biarkan kebocoran pipa air berlarut-larut.
  7. Gunakan pelampung pada keran pengisi bak, sehingga aliran air akan mati sendiri ketika bak telah terisi penuh.

go green Indonesia!